Kamis, 11 Oktober 2012

Pengertian dari Denial of Service

Denial of Service yang sering di sebut juga DOS ini adalah jenis serangan terhadap sebuah komputer atau server di dalam jaringan Internet dengan cara menghabiskan sumber (resource) yang dimiliki oleh komputer tersebut sampai tidak dapat menjalankan fungsinya dengan benar, sehingga secara tidak langsung mencegah pengguna lain untuk memperoleh akses layanan dari komputer yang diserang tersebut. Dalam sebuah serangan Denial of Service si penyerang akan mencoba untuk mencegah akses seorang pengguna terhadap sistem atau jaringan dengan menggunakan beberapa cara.

Referensi : http://suryantara.wordpress.com/2007/09/26/denial-of-service/

Pengertian Worm

Worm adalah jenis dari malcde yang sering disebut dengan julukan cacing internet, worm mampu melakukan penggandaan diri dan menyebar memanfaatkan kelemahan-kelemahan yang terdapat dlam sistem. dan ditujukan kepada program yang mengkopi dirinya sendiri ke hanya memory komputer. Perbedaan mendasar dari worm dan virus menginfeksi target code atau tidak. Virus menginfeksi target code, tetapi worm tidak. Worm hanya tinggal di memory. Worm dapat dengan cepat memperbanyak diri dan biasanya dilakukan pada media LAN atau Internet, resources jaringan yang terinfeksi akan habis bandwidthnya dibanjiri oleh worm yang akan mengakibatkan melambatnya aliran data. Contoh worm: I-Worm/ExploreZIP, Sobig, Nimda, Code Red, Sircam. Worm umumnya berbentuk file executable (berekstensi .EXE atau .SCR), yang terlampir (attach) pada email. Namun demikian, ada beberapa jenis worm yang berbentuk script yang ditulis dalam bahasa Visual Basic (VBScript).

Pengertian dan Contoh Virus


Virus komputer merupakan suatu program komputer yang menduplikasi atau menggandakan diri dengan menyisipkan kopian atau salinan ke dalam media penyimpanan atau dokumen yang berada pada komputer tersebut ke dalam jaringan secara diam-diam tanpa sepengetahuan pengguna komputer tersebut. Efek dari virus komputer sangat beragam mulai dari hanya muncul pesan-pesan yang aneh hingga merusak komputer serta menghapus file atau dokumen kita, efek negatif virus adalah memperbanyak dirinya sendri yang dan membuat sumber daya pada komputer (seperti penggunaan memori) menjadi berkurang secara signifikan hampir semua virus komputer berbasis sistem operasi windows, dan ada beberapa contoh-contoh virus sebagai berikut.
Contoh-Contoh Virus :

1. Polymorphic Virus
Virus ini memiliki kemampuan merubah-rubah struktur tubuhnya, sehingga akan mengecoh deteksi Antivirus. Kalkulasi ceksum akan selalu berubah pada setiap file yang terinfeksi.

2. Virus Makro
Virus ini ditulis dengan bahasa pemrograman dari suatu aplikasi bukan dengan bahasa pemrograman dari suatu OS. Virus ini dapat berjalan apabila aplikasi pembentuknya dapat berjalan dengan baik, maksudnya jika pada komputer  mac dapat menjalankan aplikasi word maka virus ini bekerja pada komputer bersistem operasi Mac.

3. Stealth Virus
Virus ini akan menguasai tabel tabel interupt pada DOS yang sering kita kenal
dengan "Interrupt interceptor" . virus ini berkemampuan untuk mengendaikan
nstruksi instruksi level DOS dan biasanya mereka tersembunyi sesuai namanya
 baik secara penuh ataupun ukurannya .

4. Virus Boot Sector
Virus Boot sector ini sudah umum sekali menyebar virus ini dalam menggandakan dirinya, akan memindahkan atau menggantikan boot sector asli dengan program booting virus. Sehingga saat terjadi booting maka virus akan diload ke memori dan selanjutnya virus akan mempunyai kemampuan mengendalikan hardware standar contoh : monitor, printer dll dan dari memori ini pula virus akan menyebar ke seluruh drive yang ada dan yang terhubung ke komputer contoh : floopy, drive lain selain drive c:\

5. Virus File atau Program
Virus ini menginfeksi file file yang dapat dieksekusi langsung dari sistem operasi, baik itu file application (*.EXE), biasanya juga hasil infeksi dari virus ini dapat diketahui dengan berubahnya ukuran file yang diserangny

6. Trojan Horse
Virus trojan atau sering juga disebut trojan horse adalah salah satu jenis virus (bukan nama sebuah virus) yang cara penyebarannya begitu perlahan, jadi tidak bersifat agresif seperti halnya jenis-jenis virus komputer yang lain.

Penyebaran yang perlahan ini sesuai dengan tujuan penggunaan virus trojan itu sendiri, yaitu memperoleh data-data dari komputer yang dijangkiti, seperti password, sistem log, atau informasi penting lainnya. Pergerakan trojan dikendalikan oleh user/komputer lain, sehingga mengerikan juga kalau misalnya komputer kita terkena trojan, segala gerak-gerik kita dimata-matai oleh seseorang lewat si trojan itu

Ada Beberapa Cara Penanggulangan Terhadap Virus :
·      Gunakan antivirus yang di percayai dengan update terbaru. Tidak perduli apapun merknya asalkan selalu diupdate, dan auto-protect dinyalakan maka komputer anda terlindungi.
·      Selalu scanning semua media penyimpanan eksternal yang akan digunakan, mungkin hal ini agak merepotkan tetapi jika auto-protect antivirus anda bekerja maka prosedur ini dapat dilewatkan.
·      Jika komputer kita terhubung langsung ke Internet cobalah untuk mengkombinasikan anti virus dengan Firewall, Anti-spamming, dan yang lainnya.
·      Selalu waspada terhadap fle-file yang mencurigakan, contoh : file dengan 2 buah exstension atau file executable yang terlihat mencurigakan.
·      Untuk software freeware dan shareware, ada baiknya mengambilnya dari situs resminya.

Referensi : http://naughtyric.blogspot.com/2011/09/sedikit-mengenal-virus-komputer.html